Monday, May 6, 2013

LAPORAN PERJALANAN STUDY TOUR


BAB I
PENDAHULUAN

A.  LATAR BELAKANG
Di era globalisasi ini pendidikan merupakan jendela dunia, sebagai wacana utama bagi kalangan kaum terpelajar kecerdasan emosional mengisyaratkan keseimbangan antara dunia konseptual dengan dunia konsektual. Hal ini menentukan setiap pelajar untuk berperan aktif di dalam mencari sumber ilmu dan pengalaman yang baru terutama menganai dunia pendidikan.
Pendidikan tidak hanya  berorientasi kepada penyajian materi ataupun teori yang disampaikan oleh bapak/ibu guru saat di kelas saja, tetapi lebih dari itu kemampuan untuk berorientasi pada kegiatan study tour sangatlah menunjang terutama kecakapn pelajar dalam membangun potensi diri dan pengembangan kualitas pendidikan.
Kegiatan study tour di samping sebagai sarana refreshing namun juga sebagai wujud pendidikan luar kelas (out door) dengan melalui prakter dan melihat secara langsung obyek-obyek keilmuan yang baru.
Madrasah Aliyah Ma’arif 7 Banjarwati memang merupakan salah satu dari sekian banyak lembaga pendidikan yang memiliki corak dan karakteristik tersendiri hal ini tidak lepas dari factor histories serta visi dan misi yang dimiliki. Untuk merealisasikan itu semua,  Madrasah Aliyah Ma’arif 7 Banjarwati mengadakan kegiatan tersebut untuk seluruh kelas XI agar dapat dijadikan tolak ukur ke depan agar Madrasah Aliyah Ma’arif 7 Banjarwati menjadi lembaga yang lebih baik.

B.  RUMUSAN MASALAH
Berdasarkan latar belakang kegiatan tersebut, maka dapat dikembangkan melalui beberapa rumusan masalah sebagai obyek penelitian sebagi berikut:
  1. Mengapa tujuan kegiatan study tour dilaksanakan di Yogyakarta dan Jawa Tengah?
  2. Bagaiman kondisi wisata atau tempat tujuan yang dikunjungi dalam study tour!
  3. Apa saja hasil interview dengan touris asing di Candi Borobudur?

C.  TUJUAN KEGIATAN
Kegiatan study tour pada dasarnya tidak hanya untuk sarana refreshing saja, tetapi yang terpenting haruslah memiliki beberapa tujuan antara lain:
a)      Untuk menambah pengetahuan serta wawasan tentang kondisi suatu obyek wisata
b)      Untuk mengetahui proses berlangsungnya stydy tour
c)      Untuk mengkolaborasikan konsep dari kelas dengan yang ada di lingkungan
d)     Sebagi program tahunan yang diadakan oleh madrasah
e)      Untuk menerapkan antara teori yang didapat dengan praktek di lapangan

D.  MANFAAT KEGIATAN
Berdasarkan tujuan kegian di atas, kegiatan study tour bermanfaat sebagai berikut:
a)      Menambah pengetahuan tentang seni dan kebudayaan Indonesia
b)      Dapat melakukan interview secara langsung dengan pemandu wisata serta touris asing
c)      Menambah wawasan dan pengetahuan dalam bidang IPTEK dan IMTAQ
d)     Terjalin silaturrahmi antara pihak madrasah dengan pihak obyek wisata

E.  PESERTA KEGIATAN
Peserta kegiatan study tour ini adalah seluruh siwa/siswi kelas XI mulai dari XIA –XI I serta para guru pembimbing dengan rincian sebagai berikut:
  • Jurusan IPA 4 kelas                : 108 murid
  • Jurusan IPA 3 kelas                : 98 murid
  • Jurusan Bahasa 2 kelas            : 70 murid
Jumlah             : 276 murid

Nama-nama pendamping:
  1. Bpk. Juarun M.pdi                                          11. Bpk Sulthon
  2. Bpk. Budi Hartono S.pd                                 12. Ibu siti Kholifah   
  3. Ibu Ita Masruroh                                             13. Ibu Lismanasari
  4. Bpk. Rofi’uddin                                             14. Mas Khoirul huda
  5. Bpk. Maskun S.si                                            15. mas Amin mustaqim
  6. Bpk Sukianto                                                  16. Bpk. Arif Magfur
  7. Bpk. Syaiful Anam                                         17. Bpk. Setya wirawan
  8. Bpk. Mansyur                                                 18. Bpk. Mohammad Rosyid S.Hi
  9. Bpk. Suwarto                                                  19. Bpk. Muhaji S.pd
  10. Ibu. Siti Rohmah                                             20. Bpk Mashudi

F.  SARANA TRANSPORTASI
Dalam kegiatan study tour ini menggunakan sarana transportasi bus “Udang sari” Rembang dengan jumlah 5 bus yang dibantu oleh biro  perjalanan “matahari tour” Drajat paciran lamongan.

G. WAKTU KEGIATAN
Waktu kegiatan study tour ini dilaksanakan selama 3 hari mulai hari Rabu 21 April sampai Jum’at 23 April 2010
  1. Hari/Tgl           : Rabu 21 April 2010
Tempat            : Berangkat dari tempat PPSD menuju ke Taman Pintar, Maliobor       dan penginapan Parang Tritis.  
  1. Hari/ Tgl          : Kamis 22 April 2010
Tempat            : Dari penginapan menuju ke Parang Tritis, D Java, Borobudur dan k e Kyai Langgeng
  1. Hari/ Tgl          : Jum’at 23 April 2010
Tempat            : sampai di PPSD

H.  TEMPAT OBYEK WISATA
Dalam kegiatan study tour beberapa tempat yang kami kunjungi adalah:
v  Taman Pintar
v  Malioboro
v  Pantai Parang Tritis
v  D` Java
v  Candi Borobudur
v  Taman Kyai Langgeng

I.  DANA TRANSPORTASI
Untuk merealisasikan kegiatan ini, tentunya membutuhkan cukup banyak biaya, yang mana biaya-biaya tersebut diperoleh dari iuran peserta study tour.
Þ    Setiap peserta study tour dikenakan biaya Rp 180.000.00 yang terdiri dari:
·         Siswa/siswi IPA          : Rp. 19.440.000
·         Siswa/siswi IPS           : Rp. 17.640.000
·         Siswa/siswi Bahasa     : Rp. 12.600.000
Dengan jumlah            : Rp. 49.680.000




J.  METODE KEGIATAN
Di dalam penulisan laporan hasil study tour ini tentunya diperlukan data-data dalam melengkapi maka metode yang digunakan dalam penulisan laporan ini adalah sebagi berikut:
Þ    Interview (wawancara)
Þ    Observasi (penelitian)
Þ    Library research (penelitian perpustakaan)

K.  SISTEMATIKA
Untuk mempermudah pembuatan dan penulisan laporan study tour ini, maka penulis menggunakan sistematika sebagai berikut:

BAB I.       Pendahuluan berisi, latar belakang, rumusan masalah, tujuan kegiatan, manfaat  kegiatan, peserta, transportasi, waktu kegiatan, tempat wisata, dana transportasi, metode kegiatan serta sistematika penulisan.
BAB II.      Pembahasan tentang obyek wisata.
BAB III     Penutup, berisi kesimpulan, kritik dan saran, harapan penulis, kata penutup.










BAB II
  PEMBAHASAN

A.   Latar belakang kegiatan study tour diadakan di Yogyakarta dan jawa tengah.
Kegiatan study tour ini dilaksakan pada hari Rabu tanggal 21 April 2010 di Yogyakarta dan jawa tengah, rancangan awal kegiatan study tour ini seharusnya dilaksakan di Batu Malang jawa timur. Namun karena ada kendala sehingga membuat kegiatan study tour ini tidak jadi dilaksanakan di Malang dengan mempertimbangkan dan memusyawarahkan bersama pihak yang bersangkutan, sehingga kegiatan study tour dilaksanakan di Yogyakarta dan jawa tengah melihat sarana dan prasarana belajar disana memenui maka pihak sekolah menyepakatinya.

B.   Kondisi tempat tujuan wisata di Yogyakarta dan jawa tengah.
     B.1: Taman Pintar
Taman pintar terletak di jawa tengah tepat di kota Yogyakarta dibangun sebagai wahana wisata dan study untuk para pelajar dan lain-lain, sebagai upaya pengembangan minat dan pengetahuan terhadap sains, sejarah, tokoh-tokoh dan praktek dengan melalui imajinasi, percobaan dan permainan yang dapat menimbulkan sumber daya manusia yang berkualitas dan aktif dengan motto pembelajaran yang aktif, praktis dan menyenangkan.
Didalam gedung Taman Pintar ada beberapa gedung lagi sebagai kesempurnaan dan kelengkapannya:


Ø Play Ground
Daerah penyambutan yang terdapat bermacam-macam permainan yang terdapat dihalaman luar, sehingga pengunjung bebas bermain ada juga diantaranya permainan yang disediakan seperti : pipa bercerita, para bola berisik, dinding berdendang, jembatan goyang, jungkat-jungkit rumah pohon dan lain-lain.
Ø Gedung Oval
Zona ini terdiri dari zona pengenalan lingkungan tentang ilmu pengetahuan serta teknologi sekaligus sejarah-sejarahnya yang terpampang secara lengkap dan juga terdapat alat-alat praktek sebagai percobaan.
Ø Gedung kotak
Zona ini terdiri dari 3 lantai yakni lantai pertama zona sarana dan perlengkapan yang terdapat patung-patung animasi ada patung manusia purba, dinosaurus dan lain-lain, ada juga fosil-fosil tulang gambar maupun yang asli yang dilengkapi dengan layer yang menceritakan proses sejarah dan masih banyak lagi yang lain.
Dilantai 2 terdapat juga ruang pameran gambar baik tentang tata surya, penemu / ilmuan dan juga ada audiovisual yang dibuat sedemikian lengkap.
Dan dilantai 2 juga terdapat zona materi dasar dan penerapan iptek yang terdiri dari ruang perpustakaan, alat-alat yang berteknologi canggih, teka-teki, jembatan sains dan lain-lain.
Sedangkan dilantai 3 terdapat laboratorium sains yang terdiri dari banyak sekali alat-alat percobaan tentang sains, animasi, dan lain sebagainya.

B.2:  Malioboro
Rasanya kurang lengkap apabila kita berkunjun ke kota Yogyakarta tidak mengunjungi salah satu tempat sebagai pusat berbelanja yaitu MALIOBORO yang menjadi andalan kota Yogyakarta. Disana terdapat banyak sekali penjual-penjual yang berjejer sepanjang kawasan belanja dari mulai jualan gantungan kunci sampai barang-barang yag mahal semuanya ada.
Salah satu produk andalan yang banyak dijual disana adalah hasil kerajinan batik harganya pun sangat terjangkau. Dan juga banyak terdapat berjajar warung makanan yang menyediakan berbagai macam menu, yang paling menarik disana juga terdapat kereta kuda dan becak yang bisa membawa kita berjalan-jalan saat ditengah-tengah keramaian orang berbelanja.

B.3:  Pantai Parang Tritis
Salah satu obyek wisata yang sangat menarik untuk dikunjungi disana terdapat hamparan pasir yang sangat luas dan juga pemandangan yang sangat menarik. Disana kami menginap disebuah villa yang lumayan bagus yang terbagi menjadi beberapa kamar.
Pagi harinya suasana dingin dan angin laut terhempas lepas sebelum itu kami dipersilahkan sarapan pagi dahulu dengan menu yang bermacam-macam setelah itu dilanjutkan menuju Pantai Parang Tritis disana kita bisa menikmati keindahan pantai dan matahari terbit sambil menikmati deburan ombak, siswa/siswi asik bermain dan berrfoto ada juga yang naik becak mengelilingi pantai.

B.4:  D’java ( pusat jajanan khas Yogyakarta )
Berkunjung ke kota Yogyakarta belum lengkap rasanya kalau belum mampir ketempat satu ini, karena disini terdapat bermacam-macam makanan /jajanan khas Yoyakarta, makanan khas yang jadi andalan dan selalu diburu oleh para pembeli adalah : Bakpia.
Tempat ini beralamat dijalan raya Jl. ks Tuban 93 Patuk Yogyakarta dan Jl. Laksada Adisnapto 85 km Yogyakarta merupakan satu-satunya tempat penjualan jajanan khas Yogyakarta, disini kita juga bisa berbelanja sambil melihat langsung cara pembuatan bakpia patoknya.
B.5:  Candi Borobudur
Candi Borobudur didirikan oleh Raja Samaratungga, salah satu raja kerajaan Mataram kuno keturunan Wangsa Syailendra.  Yang selesai pada 26 Mei 824. Hampir 100 tahun sejak berdirinya Borobudur berarti sebuah gunung yang berteras, bangunan ini berbentun Punde Berundak terdiri dari sepuluh tingkat, tingginya 42 meter sebelumnya hanya 34,5 meter. Setiap tingkatan melamabangkan tahapan tingkatan kehidupan manusia, menurut ajaran Budha setiap orang pasti melalui tahapan itu.
Bagian dasar Borobudur disebut “KAMADHATU” manusia yang masih terikat oleh nafsu. Empat tingkat diatasnya disebut “RUMADHATU” manusia yang dapat bebas dari nafsu tapi masih terikat pada rupa dan bentuk. Dan terdapat patung Budha terbuka. Tiga tingkat diatasnya disebut “ARUPADHATU” manusia yang terbebas dari nafsu, rupa dan bentuk, terdapat Patung Budha dalam Stupa  yang berlubang-lubang disekitarnya dan juga terdapat relief-relief yang menggambarkan sebuah cerita yang mencerminkan ajaran budha.
Bangunan Borobudur dapat diselesaikan pada masa Putri Ratu PRAMUDHAWARDANI, dalam prasasti Karang Tengah pula disebut mengenai penganugrahan tanah Sima ( tanah bebas pajak ) oleh Pramudawardani untuk memelihara kemulyaan yang disebut Bumi Sambhara, istilah kamulan sendiri berasal dari kata Mula yang berarti tempat asal muasal, bangunan suci untuk memuliakan leluhur kemunkinan leluhur dari Wangsa Sailendra Caspari memperkirakan bahwa bumi Sambhara Budhara dalam bahasa sang sekerta yang berarti “ Bulat “ himpunan kebajikan sepuluh tingkat Budi Satwa “adalah nama asli Borobudur”
Dan ditempat inilah para pelajar mempraktekkan hasil belajar mereka berbahasa asing diantaranya bahasa inggris, bahasa jepang dan lain-lain.
  



B.6.  Taman Kyai Langgeng
Taman Kyai Langgeng dengan luas 28 hektar 1 kilometer dari pusat kota kearah selatan, Taman ini memiliki ratusan koleksi tanaman langka yang bisa dimanfaatkan sebagai objek penelitian, dari candi Borobudur 19 kilometer.
Taman Kyai Langgeng langgeng adalah sebuah nama salah satu seorang pejuang dibawah pimpinan Pangeran Diponegoro yang berjuang dengan gagah berani merebut kemerdekaan melawan penjajah belanda selama ( 1825 – 1830 ) dinamakan kyai Langgeng karna almarhum di makamkan di kawasan ini. Taman Kyai Langgeng terletak di jalan Cempaka, berwisata ke Taman ini memiliki keasyikan tersendiri taman yang tertata secara rapi tertanya banyak sekali tawaran kenikmatan dengan keunikan-keunikan yang dimiliki dan fasilitas-fasilitas lain tersedia didalamnya, suatu pesona panorama alam menakjubkan yang dapat mengisi kekosongan jiwa para pengunjung, taman ini mengoleksi berbagai aneka flora dan fauna tropis yang langka diantaranya ada cempaka ganda ( mycelic cempaka ) dewa daru ( engrania sp ) apel brudu ( diospirus sabbola ) dan masih banyak lagi.
Suasana alami sungguh terasa ditaman ini seoalah pengunjung terbawa kembali kealam ( back to nature ) didalam taman nan hijau ini terdapat satwa. Satwa diantaranya ular pithon, monyet, rusa, burung, dan lain-lain. Fasilitas-fasilitas pengunjung di Taman Kyai Langgeng adalah sebuah kolam renang dengan kedalaman yang berbeda, untuk anak-anak dengan kedalaman 1 meter sedangkan untuk orang dewasa 2 meter dilengkapi dengan menara peluncur apabila pengunjung tertarik dalam hal sejarah, alam, olah raga maupun sekedar bersatai di Taman Kyai Langgeng menyediakan semua itu.


                                           


                                                           BAB III
                                             PENUTUP

A.  Kesimpulan
Dalam penulisan laporan ini dapat ditarik beberapa kesimpulan tentang perjalanan study tour yakni :
a). Dengan adanya kegiatan study tour siswa/siswi dapat memperoleh pengalaman belajar diluar sekolah.
b). Study tour sebagai kegiatan untuk menempatkan kesadaran siswa/siswi dalam mengimbangi perkembangan zaman yang serba modern guna berkompetisi menghadapi globalisasi.
c). Ternyata banyak sekali metode pembelajaran yang lebih baik dan menyenangkan.

B.  Kritik dan Saran
Didalam pembuatan laporan ini, penulis sebagai manusia biasa pastilah banyak sekali kesalahan untuk itu demi menyempurnakan laporan ini kritik dan saran yang bersifat membangun akan selalu penulis harapkan.
Adapun saran-saran yang bisa penilis berikan untuk teman-teman semua yang mengikuti kegiatan ini :
a). Para siswa/siswi seharusnya bersifat kreatif lagi dalam mencari informasi dan ilmu pengetahuan yang baru.
b). Dengan diadakannya kegiatan study tour ini harusnya bisa diambil manfaatnya.
c). Study tour hendaknya dijadikan sebagai pengembangan potensi diri bukan untuk ajang bersenang-senang saja.


C.  Harapan Penulis
Semua laporan ini bermanfaat bagi siapapun terutama bagi siswa/siswi Madrasah Aliyah Ma’ari 7 Sunan Drajat dan dapat juga digunakan untuk memperluas pengetahuan serta sebagai sarana untuk mencari ilmu.

D.  Kata Penutup
Demikian penulisan hasil laporan study tour yang dilaksanakn pada tanggal 21-22 April 2010 yang dilaksanakan di Yogyakarta – JawaTengah, sehingga penulis mengetahui beberapa obyek wisata yang seluruhnya dapat penulis tulis dalam bentuk laporan yang sangat sederhana ini.
Dan akhirnya penulis mengucapkan Hamdan wa syukron lillahi Robbil’alamin yang telah mencurahkan rahmadnya dan mendampingi penulis sejak mulai observasi dan interview hingga penyusunan laporan, tiada gading yang tak retak, seperti hal nya itulah laporan ini masih terdapat kekurangan, untuk itu dengan kerendahan hati penulis akan selalu menerima tegur sapa serta yang bersifat membangun demi kesempurnaan laporan ini.
Akhirnya dengan terselesaikannya laporan ini dapat dijadikan bahwa acuan dan pertimbangan bagi bapak dan ibu guru dan para pembaca sekalian, juga kepada semua pihak yang telah membantu dalam kegiatan ini. Penulis mengucapkan banyak terimakasih.